Jumat, 16 November 2018

Rindu Untuk Ayah

Malam ini tanpa bintang di langit
Hanya hitam yang bertasbih disana
Sama seperti hatiku yang sedang hitam
Gersang tanpa hangat pelukan ayah.

Angin masih datang dengan cara sama
Memanjat setiap pucuk ranting hingga ulu hati
Aku di sini beku bagai pucat tanpa warna
Di sini aku masih merindukan sosokmu ayah.

Ayah aku sangat merinduimu
Merindukanmu dengan cara diam bisu kata
Ayah engkau teramat jauh di mata
Untuk menyentuhmu saja aku harus melihat langit.

Doa kukirim untuk rasa rindu ini
Kujadikan ia penawar segala rasa asa
Kugenggam ia hingga putih
Ayah masihkah kau disana?

Ayah malam ini kukirim sepucuk rindu
Rindu yang telah uban kusimpan di laci hati
Kutitip ia pada angin malam yang beku
Semoga pucuk rinduku sampai di jasadmu.

Sabtu, 03 November 2018

Terimakasih Ayah

Terimakasih...
Untuk semua mata yang rela tetap terbuka disaat kuhendak terlahir didunia
Untuk semua kekacauan pikiran namun tetap rela mengutamakanku
Untuk semua tenaga yang rela tetap bertahan demi pendidikanku
Terimakasih...
Atas teguran dan nasihat demi kebahagiaanku
Atas omelan dan kerewelan demi kamajuanku


Terimakasih...

Ayah, kau mampu melawan badai demi impianku

Ayah, kau mampu melewati duri demi kesuksesanku
Ayah, kau mampu memadam bara api demi kebahagiaanku
Ayahku...
Maafkan, jika aku tak pernah mengerti
Maafkan, Apabila aku tak pernah menyadari
Maafkan, Bila aku tak cukup untuk memahami
Ayahku...
Terimakasih buat semua yang tak akan pernah bisa aku balas
Terimakasih atas pengorbanan semua waktu dan usia yang tak lain hanya demi kebahagiaanku

Rindu Untuk Ayah

Malam ini tanpa bintang di langit Hanya hitam yang bertasbih disana Sama seperti hatiku yang sedang hitam Gersang tanpa hangat peluka...